x

HUT ke-45 Satpam, Kapolda Jatim Dorong Profesionalisme dan Luncurkan Layanan Polisi Penolongku

waktu baca 2 menit
Jumat, 9 Jan 2026 01:07 10 Redaktur

 

mccnews.id/ || Surabaya – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Satuan Pengamanan (Satpam) Tahun 2025 melalui upacara dan tasyakuran yang digelar di Dyandra, Surabaya, Kamis (8/1/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Polres se-Polda Jatim serta para mitra keamanan, baik secara luring maupun daring.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan HUT Satpam ke-45 menjadi momentum penting untuk memperkuat peran Satpam sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).

“Satpam memiliki peran vital sebagai perpanjangan tangan Polri, khususnya dalam upaya pencegahan tindak kriminalitas serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolda Jatim.

Mengusung tema “Satpam Bersatu, Berdaulat, Berdedikasi, dan Profesional”, Kapolda Jatim menekankan pentingnya peningkatan kompetensi, profesionalisme, dan integritas personel Satpam di tengah dinamika dan tantangan keamanan yang semakin kompleks, termasuk ancaman berbasis teknologi.

Ia juga mengingatkan agar seluruh personel Satpam mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi keamanan modern, menjaga etika profesi, serta terus memperkuat sinergi dengan jajaran Polri, khususnya Bhabinkamtibmas di wilayah tugas masing-masing.

Pada kesempatan tersebut, Polda Jawa Timur secara resmi meluncurkan layanan Polisi Penolongku, sebuah inovasi pelayanan publik berbasis aplikasi WhatsApp yang bertujuan mempermudah masyarakat dalam menyampaikan laporan serta memperoleh informasi kepolisian.

Layanan Polisi Penolongku memiliki tiga fitur utama, yakni Lapor untuk pengaduan tindak kriminalitas atau gangguan kamtibmas, Informasi untuk konsultasi layanan kepolisian, serta Kenalan yang memungkinkan masyarakat mengenal Bhabinkamtibmas di wilayah tempat tinggalnya.

Kapolda Jatim menjelaskan bahwa layanan tersebut dilengkapi sistem pengawasan berjenjang guna menjamin kecepatan dan kepastian penanganan laporan. Setiap laporan yang tidak ditindaklanjuti dalam batas waktu tertentu akan otomatis diteruskan ke tingkat pimpinan di atasnya.

“Melalui layanan ini, masyarakat dapat memantau progres penanganan laporan secara transparan dan real-time,” jelasnya.

Ia juga menegaskan kepada seluruh personel Polri agar menjadikan layanan Polisi Penolongku sebagai sarana meningkatkan responsivitas, empati, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, teknologi hanyalah alat bantu, sementara kualitas pelayanan tetap bergantung pada sikap dan komitmen personel di lapangan.

Menutup sambutannya, Kapolda Jawa Timur menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Satpam atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan, serta berharap sinergi antara Polri, Satpam, dan masyarakat terus diperkuat demi terwujudnya Jawa Timur yang aman dan kondusif.

Editor: Red

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x