x

Simbol Kerukunan, Rombongan Bhikkhu Walk for Peace Bali-Borobudur Singgah di Masjid Besar Al-Hidayah Sidoarjo

waktu baca 3 menit
Minggu, 17 Mei 2026 16:48 18 Redaktur

MCC NEWS.ID  || BERITA SOSIAL & KEMASYARAKATAN

SIDOARJO, 17 MEI 2026 – Sebuah momen mengharukan dan menjadi bukti nyata tingginya nilai toleransi antarumat beragama di Indonesia tercipta di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Rombongan para Bhikkhu dan peserta kegiatan Walk for Peace atau Jalan Kaki Perdamaian rute Bali – Borobudur, melakukan persinggahan istimewa di halaman Masjid Besar Al-Hidayah, Kecamatan Gedangan, saat melintas melewati wilayah Jawa Timur pada Kamis, 14 Mei 2026.

Kedatangan rombongan yang terdiri dari para pemuka agama Buddha dan simpatisan ini disambut hangat dan penuh kekeluargaan oleh pengurus masjid, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Terlihat dalam rekaman momen tersebut, suasana penuh damai tercipta saat warga dan pengurus menyambut kedatangan rombongan, bahkan dengan tulus mempersembahkan air minum dan kebutuhan konsumsi bagi para peserta yang telah menempuh perjalanan jauh berjalan kaki demi menyebarkan pesan perdamaian.

Kegiatan Walk for Peace Bali – Borobudur merupakan aksi damai berupa perjalanan jalan kaki jarak jauh yang mengusung misi persaudaraan, kedamaian, dan persatuan bangsa. Perjalanan ini dimulai dari Pulau Bali dan akan berakhir di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, melintasi sejumlah wilayah di Jawa Timur termasuk Sidoarjo. Ini adalah hari kedelapan perjalanan rombongan dalam rangkaian kegiatan di wilayah Jawa Timur.

Pilihan untuk singgah dan beristirahat di kawasan masjid sebagai tempat ibadah umat Islam menjadi simbolisme yang sangat mendalam. Hal ini menunjukkan bahwa meski berbeda latar belakang agama dan kepercayaan, seluruh elemen masyarakat Indonesia tetap bersatu dalam nilai-nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan saling menghormati.

Pihak pengurus Masjid Besar Al-Hidayah menyambut baik kedatangan rombongan tersebut. Menurut mereka, menyambut tamu, terlebih mereka yang membawa misi suci perdamaian, adalah bagian dari ajaran agama dan budaya luhur bangsa Indonesia. Tempat ibadah dianggap bukan hanya milik satu golongan, tetapi juga ruang yang terbuka untuk menjalin silaturahmi antar sesama anak bangsa.

Sementara itu, perwakilan rombongan Walk for Peace menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas sambutan luar biasa yang diberikan masyarakat Sidoarjo. Mereka menilai, kehangatan yang diterima menjadi energi positif dan bukti nyata bahwa semangat persatuan Indonesia masih sangat kuat, tumbuh subur di tengah keberagaman yang ada.

Momen persinggahan ini pun menjadi sorotan luas warga dunia maya setelah rekaman kegiatan beredar di media sosial. Banyak warga net yang mengapresiasi dan menyebut peristiwa ini sebagai contoh nyata Indonesia yang damai, Indonesia yang beragam namun tetap satu, serta menjadi pembelajaran indah tentang arti toleransi yang sesungguhnya.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan kembali semboyan negara Bhinneka Tunggal Ika, bahwa berbeda-beda tetapi tetap satu jua, yang diwujudkan bukan hanya dalam ucapan, melainkan dalam tindakan nyata di tengah masyarakat.

Rombongan Walk for Peace melanjutkan perjalanannya ke wilayah berikutnya dengan membawa serta pesan damai dan kenangan indah kerukunan yang tercipta di Sidoarjo, menuju titik akhir perjalanan di Borobudur.

(Tim Redaksi MCC News)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x